Kamis, 18 Desember 2014

Gara-gara Juve, Peluncuran All-New Cherokee Dipercepat

Jakarta, KompasOtomotif - Jadwal peluncuran Cherokee terbaru untuk Indonesia ternyata dipercepat. Pemegang merek Jeep di Tanah Air, Garansindo Inter Global (GIG) menjelaskan, seharusnya SUV premium dengan kemampuan 4X4 itu baru hadir pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014.

"Kita dapat kabar dari principal, unit akan datang bersama klub Juventus yang sedang berkunjung ke Indonesia. Makanya kita paksa bisa meluncur hari ini," jelas Muhammad Al Abdullah, CEO GIG, saat peluncuran di Jakarta, Selasa (5/8/2014).

Produksi anyar model setir kanan telah dilakukan tiga bulan lalu. Abdullah mengatakan, sebenarnya Chrysler Group sudah siap melepas model di Indonesia, tapi GIG memilih IIMS 2014  untuk proses tersebut. Tawaran kemudian berubah menyesuaikan jadwal kedatangan Juventus.

Unit yang ditampilkan saat peluncuran bahkan masih satu-satunya. Distribusi stok akan dipersiapkan jelang IIMS 2014.

"Itu barang datang H-2 Lebaran. Sebenarnya tidak ada yang berubah kalau dipercepat, hanya butuh tenaga ekstra saja," kata Abdullah menambahkan.

Indonesia menjadi negara pertama di ASEAN yang meluncurkan All-New Cherokee. GIG selalu memilih spesifikasi tertinggi buat model yang dipasarkan di Indonesia.

Indian Scout 2015, Penantang Baru H-D Sportster

South Dakota, KompasOtomotif – Di era 1920 dan 1930-an, di Amerika Serikat, atraksiWall of Death, atau yang di Indonesia dikenal sebagai "tong setan", begitu membumi. Arena pacu berbentuk barel yang terbuat dari kayu dan menantang pengendara menggeber sepeda motor secara horisontal saat itu mengandalkan Indian Scout, yang dilansir pada 1920 hingga 1949. Kini, ”sepeda motornya para pemberani” itu lahir kembali dengan tampang modern yang tetap bercita rasa klasik.

Sabtu (2/8/2014) lalu di Sturgis Motorcycle Rally, South Dakota, AS, Indian Motorcycle berkoar untuk mengandalkan Scout sebagai pendobrak memori, selain meluncurkan Roadmaster di tipetouring. Inilah cara perusahaan untuk menginterpretasikan modernitas dari sepeda motor klasik.
Steve Menneto, Vice President of Motorcycles Polaris (perusahaan yang membangkitkan kembali merek Indian) menjelaskan bahwa selama 30 tahun ”masa hidupnya”, Scout mengantongi catatan penting yang tak terhitung. Mulai dari kemenangan pada balapan, rekor dunia dan industri.

”Sepeda motor ini punya reputasi baik di kalangan biker. Dia bisa mengakomodasi semua gaya berkendara dengan pengendalian, keseimbangan, kenyamanan, dan performa superior. Desainer dan insinyur kami mengambil semua filosofi lama itu dalam wujud baru. Kami pikir, orang yang menaiki akan merasa bahwa sepeda motor didesain untuk dirinya,” jelas Menneto.

Harga dipatok ”murah”, 10.999 dollar AS, atau setara Rp 128,9 juta, dianggap sebagai model penentu kesuksesan perusahaan di kelas entry level. Dengan banderol itu, Indian Scout akan terang-terangan menantang Harley-Davidson Sportster yang di era saat ini menggantikan peran Scout seperti di zaman keemasannya.
Mudah dikendaraiSeperti filosofi awal, sepeda motor ini mengutamakan kenyamanan berkendara di atas segalanya. Tempat duduk sangat pendek, hanya 25,3 inci atau 64,2 cm, memungkinkan siapa saja, bahkan wanita, untuk riding nyaman jarak jauh.

Struktur bodi terbuat dari aluminium yang menjamin bobot ringan, hanya 253 kg. Dengan bobot dan ketinggian itu, Scout diyakini bisa mengakomodasi biker dengan kemampuan riding apa pun. Tapi bukan berarti mesinnya tak bisa diremehkan. Dengan kapasitas 1.124cc, jantung mekanis itu sanggup mengeluarkan tenaga sampai 100 PS.

Termasuk Scout, Indian saat ini punya lima line up. Pasarnya memang masih kecil, hanya 3 persen di Amerika Serikat. Namun perusahaan ini punya target pertumbuhan serius di bisnis ini, dengan keuntungan berlipat pada 2018.

Ini Calon Mobil Tercepat di Dunia

Texas, KompasOtomotif - Hennessey Performance Engineering belum puas dengan status mobil tercepat di dunia, yang dipegang Venom GT Performance. Pabrikan mobil super asal Amerika Serikat ini sedang menyiapkan model yang lebih kencang.

Model tersebut adalah Venom F5, yang disiapkan menjadi versi terkuat dari Venom GT. Produsen yang bermarkas di Texas itu, masih berambisi memegang rekor mobil tercepat di jagad ini dengan mengandalkan F5.

Nama F5 terinspirasi dari skala intensitas tornado, dengan kecepatan angin antara 420 kpj sampai 511 kpj. Ditargetkan bisa memiliki tambahan 32 kpj lebih cepat dibandingkan Venom GT.

"Saya pikir Venom F5 akan memiliki kisaran kecepatan di angka 466 kpj. Itu lebih cepat dibanding Venom GT," kata pemilik Hennessey, John Hennessey, seperti diberitakan Top Gear, Selasa (5/8/2014).

Jantung pacu masih mengandalkan mesin V8 twin-turbocharged dengan kapasitas 7,0 liter. Mesin ini bisa memberikan daya 1.400 tenaga kuda, atau 150 HP lebih besar dibanding Venom GT. Hennessey juga akan merevisi koefisien drag agar tingkat kemampuan menembus hambatan udara bisa lebih tinggi.

Rincian terkait peluncuran dan harga jual belum bisa diumumkan. Bisa dipastikan, harga jual akan lebih mahal dibanding banderol Venom GT yakni 1,2 juta dollar AS atau setara dengan Rp 14,10 miliar.

Kamis, 04 Desember 2014

Mesin Tempel Suzuki Digandeng Grand Vitara

Jakarta, KompasOtomotif – Bisa jadi tak banyak yang tahu, bisnis Suzuki Indomobil Sales (SIS) di Indonesia bukan hanya roda empat dan roda dua. Masih ada satu lagi unit usaha, yakni memasarkan outboard motor alias mesin tempel sebagai bagian penting angkutan transportasi bahari.
Di global dan Indonesia, divisi ini dikenal dengan sebutan Suzuki Marine. Dari sisi peluang bisnis tentu sangat menjanjikan sebab Indonesia adalah negara kepulauan. Kemajuan sektor pariwisata dan permintaan kebutuhan transportasi laut yang tinggi menjadi sebagian faktor pendukung.
Leo Wijaya, Outboard Motor Section Head SIS memaparkan, selain kelebihan di sektor teknologi, regulasi satu atap SIS mendukung pemasaran produk Suzuki Marine menggunakan jaringan perawatan dan distribusi mobil dan sepeda motor. Dengan begitu, konsumen outboard motordapat dengan mudah mendapatkan produk, spare part dan layanan purna jual lainnya.
Salah satu mesin tempel yakni model DF 20AL bertenaga 20 PK diperkenalkan pada IIMS 2014. Cara memamerkannya pun menarik, mesin 4-tak yang diklaim ramah lingkungan dan irit bahan bakar itu menempel pada perahu karet dan diderek SUV Suzuki Grand Vitara.
“Melalui ajang IIMS 2014, kami mencoba memperkenalkan teknologi outboard motor Suzuki dengan display bertema “A New Life Style”, ujar Leo, Kamis (25/9/2014).
Selain model DF 20AL 4-tak dengan tenaga 20 PK, Suzuki Marine juga mengeluarkan varian mesin dengan tenaga 40 PK hingga 300 PK. SIS mengatakan mesin tempel Suzuki telah dikenal luas oleh para nelayan, selain itu juga digunakan untuk angkutan transportasi air buat pehobi mancing dan menyelam.

Honda Indonesia Segarkan Desain Freed

Jakarta, KompasOtomotif – Honda Prospect Motor (HPM) resmi menghadirkan desain baru Freed pada IIMS 2014. MPV dengan ciri khas pintu geser ini mendapatkan banyak pengembangan pada sektor ekterior dan interior untuk tipe A, E, dan S.
Perubahan terletak pada gril , kombinasi lampu belakang, dan tambahan kamera parkir yang terintegrasi pada head unit layar sentuh, danISOFIX & Tether. Menambah kenyamanan, pada batang kemudi sudah dilengkapi dengan kontrol audio. Semua fitur ini bisa didapatkan pada tipe tertinggi, yaitu E.
Sementara New Honda Freed tipe S kini hadir dengan fitur yang semakin lengkap untuk memberikan nilai lebih bagi konsumen. Varian S kini dilengkapi dengan lampu kabut, Audio Steering SwitchISOFIX & Tether serta nuansa interior berkulit hitam guna memperkuat kesan elegan di kabin.
Untuk semua tipe, ada pilihan warna baru, Premium Cosmic Violet Pearl. Selain itu masih tersedia pilihan Taffeta White, Alabaster Silver Metallic, Crystal Black Pearl dan Polished Metal Metallic.
“Dengan berbagai penambahan fitur pada setiap varian Honda Freed, kami percaya bahwa konsumen akan mendapatkan nilai lebih dalam hal gaya, kenyamanan, dan tentunya value for money,” ujar Tomoki Uchida, President Director HPM dalam keterangan resminya,  
New Honda Freed tipe terendah, A, dijual Rp 226,5 juta, S Rp 262,5 juta, dan E Rp 284,5 juta. Harga ini berlaku on the road Jabodetabek.

Jumat, 12 September 2014

AISI Berharap Pasar Sepeda Motor Tembus 8 Juta Unit

Jakarta, KompasOtomotif – Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) meningkatkan target penjualan sepeda motor yang sudah ditetapkan awal tahun. Angka 7,7 juta unit hingga akhir 2014 diharapkan terlampaui dan menyentuh angka 7,9 sampai 8 juta unit.

Optimisme itu diungkapkan Ketua AISI Gunadi Shinduwinata, ketika menghadiri perayaan 40 tahun Yamaha Indonesia, di pabrik PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (7/7/2014). Menurut Gunadi, dasar target angka tersebut dilihat dari performa penjualan pada semester pertama 2014.

”Memang, proyeksi kami di awal 7,7 juta unit, sama seperti raihan tahun lalu atau tanpa pertumbuhan. Tapi kalau Anda lihat raihan semester pertama mencapai 4,2 juta unit, jika angka itu dikalikan dua semester, harapannya mencapai 7,9 sampai lebih dari 8 juta unit,” ujarnya.

Gunadi mengakui, dari 4,2 juta unit sepeda motor yang terjual pada paruh pertama tahun 2014 sebagian adalah bawaan atau carry over dari penjualan 2013. Itu pun masih ditambah penjualan ketika bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran cenderung menurun.  Belum lagi hambatan penjualan karena adanya pesta demokrasi pada 9 Juli nanti.

”Biasanya, penurunan karena Pemilu atau Lebaran sedikit sekali. Tapi karena mulainya di paruh pertama 2014 sudah baik, kami menjadi optimistis. Kami semua di AISI melihat harapan (penjualan) 8 juta unit sangat terbuka. Mudah-mudahan tercapai,” jelas Gunadi.

ProyeksiDitambahkan Gunadi, ketika pasar sepeda motor di Indonesia mencapai 8 juta unit, dan selanjutnya membidik angka yang lebih tinggi, diharapkan tidak ada lagi gangguan yang menghambat pertumbuhannya. ”Gangguan itu misalnya adanya peraturan baru yang menghambat dan sebagainya. Menembus 10 juta unit akan sangat sulit, tapi secara industri dampaknya akan sangat kuat,” tukas Gunadi

Senin, 12 Mei 2014

Warung Nasi Ampera

Kumpulan.info - Bagi anda pecinta makanan Sunda, kini ada satu pilihan lagi untuk anda. Di Jalan Pesangrahan anda akan menemukan "Warung Nasi Ampera". Bagi anda yang pernah tinggal di Bandung, mungkin tidak asing dengan warung nasi ini karena warung nasi ini merupakan cabang dari Kebon Kelapa Soekarna-Hatta Bandung. Begitulah yang tertulis di depan pintu masuk. Walaupun, namanya warung, tapi anda tidak perlu kuatir, karena tempat ini cukup nyaman dan ber-AC, sehingga kita tidak kepanasan.
Saat anda memasuki warung nasi ini, alunan musik sunda akan menyambut anda. Pada bagian sebelah kiri juga terpampang gambar sepanjang ruangan yang menggambarkan perkampungan naga dimana gambar tersebut menceritakan kehidupan masyarakat yang masih tradisional. Warung nasi ini cukup besar, sehingga dapat menjadi tempat bila anda ingin makan bersama teman-teman anda. Pada bagian kiri, pengunjung dapat makan secara lesehan. Tapi lesehan disini dijamin tidak akan membuat kaki anda kesemutan karena ternyata di bawah meja ada ruangan kosong sehingga kita bisa menurunkan kaki.

Untuk memesan makanan, kita dapat langsung memesannya dari pelayan. Tetapi, bila masih bingung memilih, kita dapat melihat langsung makanan apa saja yang tersedia. Pada bagian kanan, ada meja prasmanan yang berisi makanan yang dapat dipilih. Kita dapat mengambil makanan tersebut, kemudian pada akhir meja ada pelayan yang akan menghitung dan selanjutnya mengantar makan kita. Menu yang tersedia merupakan makanan sunda seperti sayur asem, aneka macam pepes (pepes jamur, pepes ayam, pepes tahu), bermacam-macam gorengan (ikan gurame goreng, tempe goreng, tahu goreng, bakwan jagung, bakwan udang), udang bakar, cumi bakar, pete, ati ampela, sambel goreng ati, dll. Untuk ikan, selain digoreng, kita juga dapat memilih untuk dibakar.

Untuk lalapan dan sambal, kita bisa mengambil sepuasnya. Pada lalapan ada yang mungkin jarang digunakan pada umumnya, yaitu daun poh-pohan yang rasanya sangat unik. Selain itu . Sedangkan untuk sambal, kita dapat mengambilnya dalam cobek batu kecil. Sambal yang tersedia ada 4 macam yaitu sambal oncom, sambal godang, sambal dadak, dan sambal terasi goreng. Inilah yang membuat suasana sunda semakin kental. Untuk minuman, kita dapat memesan aneka macam jus ataupun minuman lainnya. Tetapi, untuk teh tawar hangat, disediakan secara gratis oleh warung ini.
Yang mungkin harus menjadi perhatian kita adalah saat membayar di kasir. Sistem yang digunakan adalah setelah makanan kita pilih di meja prasmanan, pelayan akan memasukkan catatan makanan yang kita ambil dalam box. Jadi kita harus teliti memeriksa struk kita, karena kemungkinan makanan orang lain masuk dalam box kita dan akhirnya masuk pula dalam tagihan kita.

Warung Nasi Ampera

Jl. Pesanggrahan
Jakarta Barat
11610